Ciri-ciri Dua Suporter yang Tewas di GBK

Korban pertama memakai kemeja lengan panjang berwarna abu-abu.

VIVAnews – Dua korban tewas usai pertandingan Liga Super Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung, petang kemarin sampai saat ini belum diketahui identitasnya.

Kedua korban diduga berumur 25 sampai 30 tahun. “Keduanya laki-laki dengan tinggi tidak jauh beda, 169 Cm,” ujar dokter forensik RSCM, Swasti Hertian di RSCM, Jakarta, Senin 28 Mei 2012.

Swasti mengungkapkan pada korban pertama terdapat tahi lalat di dada samping kanan. Korban berkulit sawo matang dan memakai kemeja lengan panjang berwarna abu- abu.

Sedangkan korban kedua yang juga belum diketahui identitasnya memiliki ciri khusus berupa bekas operasi sepanjang 5 sentimeter dan memiliki kumis serta jenggot tipis. “Rambut lurus, kulit sawo matang, dan memakai kaos abu-abu ada gambar sablonan,” katanya.

Menurut dia kedua korban tewas mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat pukulan benda tumpul. “Bagian luka lecet dan memar pada suluruh bagian tubuh, terutama di kepala yang cukup parah,” kata Swasti.

Namun ia mengaku belum mengetahui penyebab kematian korban. Untuk memastikan hal itu, pihaknya harus melakukan autopsi terlebih dahulu. “Kami tidak bisa pastikan tanpa ada bedah jenazah. Kalau belum ada keluarga korban hingga 2×24 jam maka baru kami lakukan autopsi,” katanya.

Karena itu Swasti mengatakan bila ada pihak yang merasa kehilangan salah seorang anggota keluarganya maka segera menghubungi pihak RSCM. “Dibutuhkan info dari masyarakat yang merasa kehilanan keluarganya diimbau untuk cek ke sini,” ujar dia.

Sedikitnya delapan orang jadi korban pengeroyokan usai laga Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Tiga meninggal dunia, dan lima orang luka-luka. Dua fotografer juga mengalami luka akibat lemparan petasan di dalam stadion.

Dari lima korban luka, satu orang mengalami luka serius dan masih dirawat di RSCM. Sedangkan empat korban lainnya dilarikan ke RSAL Mintohardjo, namun tiga orang telah dibolehkan pulang, dan satu korban lagi masih dirawat.

Berikut daftar korban tewas dan luka:

1. Lazuardi (29), warga Jakarta, agama Islam, tukang ojek. Warga Menteng Sukabumi RT 08 RW 03, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat. Luka di bagian kepala belakang terkena hantam batu konblok dan hidung, pipi kiri luka lecet, dan kening di atas hidung lecet. Lokasi pengeroyokan di parkiran seberang gedung kolam renang.

2. Mr X 1 atau tanpa identitas. Lelaki berusia 16 tahun, meninggal setelah menjalani perawatan di UGD RSCM, pukul 21.25 WIB, dengan luka di seluruh wajah. Luka memar bengkak dan mengeluarkan darah dari mulut dan telinga. Di dengkul luka lecet dan pergelangan kaki kiri.

3. Mr X 2 atau tanpa identitas. Meninggal setelah menjalani perawatan di UGD RSCM, sekitar pukul 22.30 WIB. Luka memar di seluruh wajah dan mata kanan serta kiri. Mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Lokasi kejadian Hall Basket  Senayan.

Korban luka:

1. Rinaldi,  luka memar di mata kanan dan kiri, mengeluarkan darah dari mulut. Lokasi kejadian Hall Basket Senayan.

2. Syawal (21), karyawan yang tinggal di Jalan Cideng Raya no.1 RT 6 RW 1, Cideng. Luka di bagian kepala terkena petasan.

3. Sandi Patri, wartawan TV Manado. Luka di kepala belakang terkena kembang api.

4. Zaky Musbarol, warga Pabedilan RT 3 RW 2, Silih Asih, Cirebon. Luka di bagian mata kanan dan kiri, serta kepala atas.

5. Hendrik, warga Jalan Pelabuhan Ratu, RT 5 RW 2, Sirna Jaya, Sukabumi. Luka di bagian kepala dan telinga kanan serta kiri. (umi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s