BBM Tetap Naik, Buruh Ancam Tutup Pelabuhan

Lima hari sebelum BBM naik, buruh akan kembali melakukan aksi besar-besaran.

IVAnews – Buruh dari berbagai eleman mengancam akan menduduki jalan tol dan menutup pintu pelabuhan bila Pemerintah tetap menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April mendatang.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan buruh untuk menggagalkan rencana pemerintah. Opsi ini diambil seandainya pemerintah tidak menghiraukan aksi unjuk rasa yang digelar buruh di sejumlah wilayah.

“Kemungkinan akan kami lakukan. Kalau serikat buruh tidak didengar pemerintah, apa yang terjadi di Bekasi akan terulang kembali,” kata Said kepada VIVAnews, Kamis 22 Maret 2012.

Dalam aksi di depan Istana Negara kemarin, Said juga mengatakan rencananya lima hari sebelum BBM dinaikkan, buruh akan kembali melakukan aksi besar-besaran di depan gedung DPR.

“Kami kembali melakukan aksi pada tanggal 27 Maret ketika DPR melakukan Sidang Paripurna membahas APBN perubahan. Yang salah itemnya adalah membahas kenaikan BBM,” kata Said.

“Disitu kami akan mendesak DPR untuk menolak kenaikan dalam APBN perubahan, sehingga pemerintah tidak bisa menaikkan harga BBM”.

Mengapa Harga BBM Harus Naik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa menaikkan harga BBM memang bukan keputusan yang mudah. Kenaikan itu terpaksa dilakukan karena harga minyak dunia terus meningkat dan beban anggaran kian berat.

Usai pertemuan di Cikeas dengan sejumlah pemimpin partai koalisi di Cikeas 14 Maret, SBY menegaskan bahwa siapa pun presidennya pasti akan menaikkan harga BBM, karena memang cara lain sudah susah.

“Banyak yang tidak lengkap. Seolah-olah ini hanya permasalahan fiskal, hanya APBN,” kata SBY. “Meskipun sehatnya APBN penting bagi perekonomian nasional dan pertumbuhan ekonomi,” kata SBY.

SBY menegaskan bahwa pemerintah ingin APBN yang sehat dan tepat sasaran. Karena itu, rencana kenaikan BBM pun dinilai sebagai penyesuaian.  Namun, pemerintah memahami kebijakan ini berdampak terhadap hajat hidup orang banyak.

“Manakala APBN-P disesuaikan, lantas diperlukan penyesuaian harga BBM. Tapi ini akan berdampak bagi masyarakat luas,” ucapnya.

Karena itu, pemerintah pun sudah menyiapkan antisipasi, terutama dampak sosial dari kenaikan harga BBM.

“Koalisi sangat peduli termasuk dampak perekonomian global dan perekonomian kita. Kami sangat peduli, dan kami bahas bantuan perlindungan sosial seperti apa yang bisa kami berikan secara tepat,” ucap SBY. Banyak juga yang mendukung kenaikkan BBM ini. (adi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s